Apa cara terbaik untuk mendisiplin balita?

Apa cara terbaik untuk mendisiplin balita?

Pada dasarnya disiplin merupakan bentuk pengajaran, bukan berupa hukuman. Setiap anak memang baiknya di didik dengan cara khusus agar dia menjadi murid yang penuh semangat, tapi sebenarnya hal  terpenting dalam proses belajat mengajar adalah mengenalkan murid-murid tentang berbagi, sabar, bekerjasama, berhati-hati yang mungkin akan memakan banyak waktu dalam proses pembelajarannya. Sebagai guru utamanya, tugas Anda adalah memperkuat pelajaran dengan konsistensi, kesabaran, dan kasih sayang.

Bila anak berperilaku tidak baik, dia tidak membutuhkan ceramah. Beri anak larangan, mungkin dengan penjelasan singkat seperti “kamu bisa terluka dek” atau “itu bukan mainan dek.” Kemudian arahkan anak ke aktivitas yang lebih  aman dan diinginkan. Balita memiliki rentang perhatian yang pendek, jadi mungkin dia akan senang untuk terus maju.

 

Tidak peduli seberapa buruk perilaku anak Anda, tetap saja memukul seharusnya tidak menjadi pilihan. Memukul akan mengajarkan anak-anak untuk takut pada orang tua mereka. Dan meskipun ketika anda tidak akan pernah menyakiti anak Anda, mudah kehilangan kontrol saat Anda marah. Jika Anda merasa ingin memukul anak Anda, berikan batas waktu kepada diri sendiri sampai perasaan berlalu.

Disiplin tidak selalu harus negatif. Pujilah anak Anda saat Anda menemui anak anda menjadi lebih baik, seperti meminjamkan mainan dengan teman atau ketika ia bersedia membereskan mainannya yang berantakan. Dia akan belajar bahwa dia tidak perlu berbuat salah untuk menarik perhatian Anda.

Berikan aturan yang mudah dipahami dan sampaikan dengan lembut agar anak Anda melakukan hal yang benar. Cobalah untuk menghindarkan dia dalam situasi yang tidak dapat dia tangani. Misalnya, jangan membawanya pada saat berbelanja yang kemungkinan akan memakan waktu yang lama padahal dia sedang lelah dan lapar. Dan jangan kelilingi dia dengan hal-hal yang tidak diizinkan untuk disentuh. Jika dunianya penuh dengan godaan, Anda akan menghabiskan sepanjang hari dengan mengatakan “tidak”. Usahakan memaksimalkan hari – harinya untuk bermain dan mengeksplorasi namun memperkecil peluangnya untuk melakukan hal yang memungkinkan ia akan mendapat masalah.