Tips Menerapkan Metode BLW Pada Bayi yang Harus Anda Perhatikan

Saat Si Kecil pertama kali lahir anda akan disibukkan dengan mempersiapkan peralatan bayi baru lahir saja dan hanya memberikan ASI eksklusif namun saat si kecil memijak umur 6 bln., telah tiba saatnya mengenalkan makanan pendamping ASI (MPASI) kepadanya. Mungkin saja saja Bunda tertarik memakai cara Baby-led weaning (BLW) waktu memberikannya makan. Sebelumnya memakai cara itu, cermati terlebih dulu beberapa hal perlu tentang BLW.

Baby-led weaning (BLW) pertama kalinya dipopulerkan di Inggris serta saat ini telah dikerjakan di beberapa negara. BLW adalah cara alternatif dalam pemberian MPASI tanpa ada memberi makanan lunak seperti puree, bubur atau kuah pada bayi. Pada BLW, bayi juga akan dilewatkan makan sendiri tanpa ada menyuapinya dengan sendok.

Tips Menerapkan Metode BLW Pada Bayi yang Harus Anda Perhatikan

Menimbang Keunggulan serta Kekurangan BLW

Mungkin saja banyak orangtua yang tanpa ada mengerti telah memakai cara BLW pada Si Kecil. Hal semacam ini umum berlangsung pada anak ke-2 atau setelah itu, saat lihat serta mengikuti kakaknya waktu makan dengan. Dia juga akan coba ambil makanan dari piring serta menyogok makanan sendiri kedalam mulutnya.

Biasanya orangtua yang mengaplikasikan cara BLW memiliki pendapat kalau Si Kecil bisa makan apa sajakah tanpa ada mesti terasa takut serta kesusahan saat mulai makanan yang lebih padat. Walau belumlah ada pembuktian tentang hal itu, tetapi Si Kecil bisa terima makanan keluarga dengan gampang.

Diluar itu ada banyak faedah lainnya dari cara BLW seperti :

  1. Bisa melatih ketrampilan kunyah pada Si Kecil.
  2. Mengenalkan beragam jenis makanan pada bayi, hingga bisa mengeksplorasi rasa, struktur, aroma, serta warna.
  3. Membuat rutinitas konsumsi makanan sehat dengan keluarga.

Tetapi, cara BLW ini juga memiliki kekurangan yakni sistem makan yang berantakan serta boros. Pikirkan saat bayi makan sembari bermain dengan melempar-lempar makanan ke lantai hingga makanan banyak yang terbuang serta buat nutrisi yang dibutuhkan juga akan menyusut.

Diluar itu, bayi juga mungkin saja masih tetap alami kesusahan kunyah sebagian makanan seperti daging yang kurang empuk, walau sebenarnya makanan itu adalah sumber zat besi yang diperlukan oleh bayi. Sebab, mulai sejak umur enam bln. bayi memerlukan zat besi yang datang dari makanan, tidak cuma dari ASI saja.

Panduan Mengaplikasikan Cara BLW

Yang paling perlu dalam menggerakkan BLW yaitu senantiasa temani Si Kecil. Hal semacam ini untuk hindari Si Kecil tersedak makanan saat konsumsi makanan utuh.

Supaya cara BLW bisa jalan dengan maksimum, cermati panduan di bawah ini sebelumnya memberi makanan pada Si Kecil.

  1. Memerhatikan kesiapan Si Kecil
    Tidak memaksakan cara BLW pada Si Kecil, tunggulah sampai dia siap. Sinyal yang bisa diliat terang yaitu saat leher bayi telah kuat serta bisa duduk di kursi tanpa ada pertolongan. Bayi juga terlihat telah dapat mengubahkan makanan ke sisi belakang mulutnya memakai pergerakan rahang atas serta bawah.
  2. Memakai kursi makan khusus
    Biarlah Si Kecil duduk di kursi makan spesial untuk bayi, supaya dia punya kebiasaan makan pada tempatnya. Janganlah lupa tetaplah dipantau sepanjang makan, meskipun dia telah dapat makan sendiri.
  3. Tetaplah beri ASI
    Walau telah bisa makan lewat cara BLW, tetapi pemberian ASI atau susu formula mesti tetaplah dilanjutkan, karna sumber gizi paling besar untuk anak berumur 10-12 bln. datang dari sini. Pemberian ASI dapat dikerjakan di sela saat makan.
  4. Mulai dengan makanan lunak
    Perkenalkan type makanan yang lunak seperti buah masak, kuning telur, ikan yang telah dipotong kecil-kecil, daging suwir yang empuk, sereal, pasta, serta sayuran yang telah dibuat supaya lebih gampang dikonsumsi, umpamanya lewat cara dikukus.
  5. Sediakan makanan yang gampang digenggam
    Beri makanan yang telah dibuat serta empuk serta dipotong memanjang atau umum dimaksud . Bentuk makanan begini yaitu yang paling gampang diberi waktu mengaplikasikan cara BLW pada Si Kecil. Karna memiliki bentuk yang panjang serta tidak tebal hingga mempermudah untuk memegang atau menggenggam.
  6. Janganlah berikan makanan yang dapat buat tersedak
    Sebagian type makanan mungkin saja kurang cocok apabila diberi untuk mengenalkan type makanan waktu awal pemberian MPASI, umpamanya kismis, strobery atau anggur utuh, buah serta sayuran yang keras atau mengkal, jagung serta daging yg tidak disuwir halus.
  7. Cermati nutrisi makanan
    Pemberian makanan baik dengan cara konvensional (pemberian bubur serta puree) atau BLW, keduanya mesti keduanya sama memerhatikan konsumsi nutrisi. Didalam makanan yang didapatkan mesti memiliki kandungan kalori tinggi serta ada kandungan zat besi, zinc, protein, serta lemak sehat untuk mensupport sistem tumbuh kembang serta ketahanan badannya.
  8. Makan bersama
    Langkah paling gampang mengaplikasikan BLW yaitu dengan membiarkan Si Kecil makan dengan di meja makan dengan anggota keluarga yang lain.

Pilihan cara BLW diserahkan sekali lagi pada orang-tua semasing, dan memerhatikan kesiapan anak. Bila perlu, konsultasi dengan dokter sebelumnya lakukan BLW.

Manfaat minyak adas dalam minyak telon

Manfaat minyak adas dalam minyak telon

Minyak telon berasal dari kata “telu” yang berarti tiga. Hal ini dikarenakan minyak telon sendiri merupakan racikan dari tiga bahan utama yaitu minyak adas, minyak kelapa dan minyak kayu putih. Ramuan minyak telon yang sebenarnya merupakan warisan dari nenek moyang kita ini merupakan solusi bagi masyarakat Indonesia yang lahir di daerah dengan iklim tropis. Dengan suhu yang berubah-ubah menuntut untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal. Apalagi bayi yang belum bisa menyesuaikan suhu tubuhnya dengan baik. Karena hal tersebut lah minyak telon dibuat dan sampai saat ini masih menjadi adalan bagi para ibu. https://doodle.co.id

Kehangatan yang pas memberikan rasa nyaman setelah di oleskan pada kulit bayi. Bahkan aroma khas dari minyak telon pun dapat memberikan sensasi relaks dan membantu melegakan pernapasan. Bayi pun tak lagi rewel dan lebih mudah tertidur.

Bayi berbeda dengan orang dewasa yang sudah bisa mengontrol suhu tubuhnya. Karena hal tersebut sebisa mungkin tubuh bayi harus selalu hangat. Dengan memberikan minyak telon pada area-area tertentu seperti punggung, perut, dada lengan dan kaki dapat menjaga suhu tubuh bayi agar tetap hangat.

 

Minyak Adas

Minyak adas (Foeniculum Vulgare Mill) yang merupakan salah satu komponen pokok dari minyak telon sudah sering di gunakan masyarakat dalam dunia pengobatan tradisional. Tanaman adas sendiri dikenal berasal dari laut tengah, dari italia ke timur hingga suriah. Proses pembentukan minyak adas sendiri dilakukan dengan penyulingan serbuk buah adas yang telah yang sudah matang dan kering kemudian diolah dengan proses penyulingan.

Minyak adas dapat memberikan efek ekspektoran atau yang dapat melegakan tenggorokan dari lendir yang menyangkut dan mengganggu saluran pernafasan.Ketika mulai diserap oleh tubuh, minyak adas akan memberikan stimulasi ke banyak organ, seperti meningkatkan aktifitas system saraf, neurologi otak, sekresi kelenjar eksokrin dan endokrin. Kandungan senyawa stigmasterol mampu memberikan rangsangan produksi hormone estrogen dan mempunyai sifat sebagai anti racun (antihepatotoksit).

Sifat carminative pada minyak adas dapat membantu untuk melancarkan pengeluaran gas dari saluran pencernaan sehingga dapat melegakan perut. Menurut ahli aromaterapi sekaligus herbalis dari amerika serikat bernama David Crow, L.AC menyatakan bahwa minyak adas saat diaplikasikan sebagai lotion dapat membantu menyeimbangkan kelembaban kulit dan bahkan dapat digunakan pada berbagai jenis kulit (berminyak, kering ataupun normal).

Menurut ahli minyak esensial asal Amerika Serikat menjelaskan, aroma khas dari minyak adas memberikan efek aromaterapi yang menciptakan keseimbangan dan keberanian.

 

Apa cara terbaik untuk mendisiplin balita?

Apa cara terbaik untuk mendisiplin balita?

Pada dasarnya disiplin merupakan bentuk pengajaran, bukan berupa hukuman. Setiap anak memang baiknya di didik dengan cara khusus agar dia menjadi murid yang penuh semangat, tapi sebenarnya hal  terpenting dalam proses belajat mengajar adalah mengenalkan murid-murid tentang berbagi, sabar, bekerjasama, berhati-hati yang mungkin akan memakan banyak waktu dalam proses pembelajarannya. Sebagai guru utamanya, tugas Anda adalah memperkuat pelajaran dengan konsistensi, kesabaran, dan kasih sayang.

Bila anak berperilaku tidak baik, dia tidak membutuhkan ceramah. Beri anak larangan, mungkin dengan penjelasan singkat seperti “kamu bisa terluka dek” atau “itu bukan mainan dek.” Kemudian arahkan anak ke aktivitas yang lebih  aman dan diinginkan. Balita memiliki rentang perhatian yang pendek, jadi mungkin dia akan senang untuk terus maju.

 

Tidak peduli seberapa buruk perilaku anak Anda, tetap saja memukul seharusnya tidak menjadi pilihan. Memukul akan mengajarkan anak-anak untuk takut pada orang tua mereka. Dan meskipun ketika anda tidak akan pernah menyakiti anak Anda, mudah kehilangan kontrol saat Anda marah. Jika Anda merasa ingin memukul anak Anda, berikan batas waktu kepada diri sendiri sampai perasaan berlalu.

Disiplin tidak selalu harus negatif. Pujilah anak Anda saat Anda menemui anak anda menjadi lebih baik, seperti meminjamkan mainan dengan teman atau ketika ia bersedia membereskan mainannya yang berantakan. Dia akan belajar bahwa dia tidak perlu berbuat salah untuk menarik perhatian Anda.

Berikan aturan yang mudah dipahami dan sampaikan dengan lembut agar anak Anda melakukan hal yang benar. Cobalah untuk menghindarkan dia dalam situasi yang tidak dapat dia tangani. Misalnya, jangan membawanya pada saat berbelanja yang kemungkinan akan memakan waktu yang lama padahal dia sedang lelah dan lapar. Dan jangan kelilingi dia dengan hal-hal yang tidak diizinkan untuk disentuh. Jika dunianya penuh dengan godaan, Anda akan menghabiskan sepanjang hari dengan mengatakan “tidak”. Usahakan memaksimalkan hari – harinya untuk bermain dan mengeksplorasi namun memperkecil peluangnya untuk melakukan hal yang memungkinkan ia akan mendapat masalah.